-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Desa Doreng Ditetapkan Sebagai Desa Siaga TBC, Menuju Eliminasi 2030

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T11:49:37Z

 


Demak,GATRA NUSANTARA news.com – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) meluncurkan Program Desa Siaga Tuberkulosis (TBC) di Desa Doreng, Kecamatan Wonosalam. Kegiatan  tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat untuk mendukung target eliminasi Tuberkulosis di Indonesia pada tahun 2030, Jumat (19/06/26).


Peluncuran Desa Siaga TBC dihadiri Bupati Demak Eisti'anah, Sekda Ahmad Sugiharto, Camat, Tenaga Kesehatan, TNI, Polri, serta OPD  terkait. 



Kepala Dinkesda Kabupaten Demak, Ali Maimun, menjelaskan bahwa Program Desa Siaga TBC merupakan implementasi strategi TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang menitikberatkan pada deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, serta pendampingan pasien secara berkelanjutan.


Menurutnya, strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka penemuan kasus sekaligus menekan munculnya kasus TBC resisten obat yang saat ini menjadi salah satu tantangan dalam program penanggulangan TBC.


"Desa Siaga TBC tidak hanya menjadi bentuk komitmen menuju eliminasi Tuberkulosis, tetapi juga bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan penyakit," ujar Ali Maimun.


Dalam kegiatan tersebut juga dibentuk Tim Kader Desa Siaga TBC yang akan berperan aktif melakukan edukasi kepada masyarakat, pelacakan kontak erat, hingga mendampingi pasien selama menjalani pengobatan sampai sembuh.


Sementara itu, Bupati Demak Eisti'anah menegaskan bahwa Tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia karena tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.


"TBC dapat menyerang siapa saja. Namun dengan deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan dukungan lingkungan yang kuat, penyakit ini dapat disembuhkan dan penularannya dapat dihentikan," tegasnya.


Ia menyampaikan bahwa target Indonesia Eliminasi TBC Tahun 2030 hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga keluarga dan individu di tingkat desa.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Demak menyambut baik pembentukan Desa Siaga TBC sebagai gerakan bersama yang mengedepankan kepedulian, kewaspadaan, dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan, penemuan kasus secara aktif, pendampingan pengobatan, serta penghapusan stigma terhadap penderita TBC.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penemuan kasus TBC. Warga yang menemukan anggota keluarga atau tetangga mengalami batuk lebih dari dua minggu diminta segera mendorong yang bersangkutan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. 

[Red@Adi].

×
Berita Terbaru Update