-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menkomdigi Ingatkan Gen Z Bahaya Ilusi Algoritma dalam Demokrasi Digital

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T22:41:35Z




BOGOR, GATRA NUSANTARA news.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutia Hafid,  mengingatkan masyarakat, khususnya Generasi Z (Gen Z), untuk meningkatkan kesadaran digital agar tidak terjebak oleh fenomena ilusi algoritma yang kerap memanipulasi realitas di dunia maya.


Hal itu disampaikan Meutia Hafid secara daring dalam acara Roadshow dan Peluncuran Buku karya Andi Ilham Paulangi yang berjudul Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z di IPB University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).


Oleh karena itu, ia menegaskan demokrasi saat ini tidak hanya tumbuh di ruang hampa, melainkan juga hidup dan berkembang di dalam ruang digital, termasuk di lini masa serta kolom komentar media sosial.


Lebih lanjut, Meutia Hafid mengatakan, lini masa media sosial sering kali menciptakan persepsi keliru yang tidak menunjukkan kenyataan demokrasi secara utuh.


Algoritma personalisasi dapat membesar-besarkan potongan realitas tertentu, sehingga memicu kesan bahwa seluruh publik sedang marah, tenang, atau membenarkan suatu tren yang sedang viral.


"Massa bisa menunjukkan semua marah, atau semua orang sedang tenang, atau semua yang viral pasti benar. Padahal, itu bisa hanya menunjukkan potongan realitas yang dibesarkan oleh algoritma," ujar Meutia.


Lebih lanjut, Menkomdigi menekankan, bahwa Gen Z memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat gagasan dan menjaga arah demokrasi di masa depan.


Untuk itu, ia mengimbau. masyarakat untuk lebih bijak dan sadar ruang digital agar tidak mudah terprovokasi oleh opini ekstrem atau kemarahan publik yang tampak dominan di media sosial, padahal belum tentu mencerminkan fakta sosial yang sebenarnya.


Pada kesempatan itu, Meutia Hafid juga menyampaikan apresiasi kepada Nagari Institute dan IPB University atas terselenggaranya acara tersebut, sembari mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital Indonesia agar tetap sehat, aman, dan produktif.


Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Andi Hakim Nasution Institut Pertanian Bogor (IPB) University  dipandu oleh Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal.


Jalannya acara yang bertujuan menyukseskan program edukasi nasional  itu turut didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi RI) serta bekerja sama dengan IPB University dan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB University Periode 2025/2026.pungkasnya. Sumber Berita InfoPublik.id. 


[Red@Adi].

×
Berita Terbaru Update