Oleh:Amin.GNN. 16.01.WIB.
Kapolrestabes Semarang. Kombes Pol.Edi Heri Wahyudi. Menggelar Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition.[2026].
Semarang,Gatranusantaranews.com - Suasana Kopi Revolusi Semarang dipenuhi gelak tawa saat Polrestabes Semarang menggelar Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition 2026, Minggu (19/7/2026) malam. Acara dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 itu menghadirkan para komika terbaik serta komunitas kreatif Kota Semarang.
Sejak acara dimulai, suasana berlangsung meriah. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia dan Kapolrestabes Semarang. Para finalis kemudian tampil bergantian membawakan materi komedi dengan karakter dan gaya masing-masing.
![]() |
| Foto Saat Serah Terima Hadiah. |
Delapan komika yang lolos ke babak final yakni Arif Desmawan, Restu Fauzi, Aji Wibowo, Ade Doni Irawan, Rintio Darmayuda, Benediktus Agung Prasetyo, Ibrahim Al Islami, dan Ilham Muhammad sukses menghibur ratusan penonton yang hadir.
Selain penampilan para finalis, aksi spesial dari perwakilan Polrestabes Semarang turut menambah kemeriahan malam puncak kompetisi tersebut.
Acara itu dihadiri Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., perwakilan Pemerintah Kota Semarang, unsur Forkopimda, pejabat utama Polrestabes Semarang, para Kapolsek jajaran, personel Polri, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan Bhayangkara Competition bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat melalui kreativitas.
"Melalui Bhayangkara Competition ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari ruang kreatif masyarakat. Stand up comedy menjadi media positif untuk menyampaikan gagasan, kritik yang membangun, sekaligus mempererat hubungan dengan generasi muda," kata Heri.
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Polrestabes Semarang bersama mahasiswa dan komunitas kreatif. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Generasi muda adalah agen perubahan. Kami berharap kreativitas mereka terus berkembang dan menjadi energi positif untuk menjaga persatuan bangsa," ujarnya.
Pada puncak acara, dewan juri mengumumkan para pemenang. Ilham Muhammad berhasil menjadi Juara I kategori Stand Up Comedy. Posisi kedua diraih Benediktus Agung Prasetyo, sedangkan Juara III diraih Aji Wibowo. Sementara penghargaan harapan diberikan kepada Restu Fauzi dan Ibrahim Al Islami.
Selain stand up comedy, lomba kartun juga menjadi bagian dari Bhayangkara Competition 2026. Taranita Krismawati Widyaningrum keluar sebagai Juara I melalui karya berjudul "Merawat Kepercayaan Publik". Juara II diraih Edi Darmadi (Edi Dharma) dengan karya "Bhayangkaratun", sedangkan Sjahidul Haq Chotib menjadi Juara III lewat karya "Masyarakat Butuh Polisi". Penghargaan harapan diberikan kepada Marochin dan Mokhamad Chaerudin.
Selama lebih dari dua jam, panggung Bhayangkara Competition dipenuhi tawa dan tepuk tangan penonton. Interaksi antara kepolisian, komunitas kreatif, dan masyarakat menjadi gambaran pendekatan humanis yang terus dikembangkan Polrestabes Semarang.
Kegiatan ditutup sekitar pukul 22.00 WIB. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Grand Final Bhayangkara Competition 2026 menjadi salah satu upaya Polrestabes Semarang mempererat hubungan dengan masyarakat melalui seni dan kreativitas.
PolrestabesSemarang#PoldaJateng#Hadiah#fyp#viral#semarangHit#SemarangViral#

