-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Embung di Desa Kurir Demak Rusak Akibat Longsor, Petani Khawatir Irigasi Gagal

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T16:37:19Z



DEMAK, GN news.com-Bangunan embung di Desa Kurir, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak yang dibangun pada 2025 mengalami kerusakan parah akibat longsor dan erosi pada lerengnya. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu fungsi embung sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian warga.


Berdasarkan pantauan di lapangan, lereng embung ambrol dengan kedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter. Tanah di sekeliling embung terlihat gembur, retak, dan tidak dilengkapi perkuatan seperti riprap batu atau bronjong. Bangunan outlet air juga tampak tergerus, sehingga berpotensi memperparah kerusakan jika hujan deras kembali terjadi.


Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, embung tersebut baru selesai dibangun tahun lalu. “Belum lama jadi, tapi sekarang tanahnya sudah ambrol. Airnya juga tidak bisa ditahan maksimal,” ujarnya, Rabu (20/5).


Menurut standar teknis SNI 8064:2016 tentang Embung, lereng tubuh embung tanah harus diperkuat dan dipadatkan sesuai spesifikasi untuk mencegah longsor. Tidak adanya perkuatan lereng dan saluran pengelak air menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.


Kerusakan ini berpotensi mengurangi kapasitas tampung embung hingga 30 persen. Jika tidak segera diperbaiki, fungsi embung untuk mengairi puluhan hektar sawah tadah hujan di Desa Kurir dan sekitarnya dikhawatirkan gagal.


Dinas terkait diminta segera melakukan evaluasi teknis dan perbaikan. Proyek yang masih dalam masa pemeliharaan umumnya menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana untuk memperbaiki kerusakan akibat cacat konstruksi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak mengenai rencana penanganan kerusakan embung tersebut.


Warga Desa Kunir berharap pemerintah segera turun tangan agar embung dapat kembali berfungsi optimal menjelang musim tanam mendatang.

[Red@Adi].

×
Berita Terbaru Update