-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Motor Honda PCX Raib di Parkiran RSUD Sultan Fatah Karangawen, Korban Nganggur 2 Pekan

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T01:07:35Z

 


DEMAK, GN news.com - Nasib pilu dialami seorang wanita asal Purwodadi, Grobogan, setelah sepeda motor Honda PCX kesayangannya hilang di halaman parkir RSUD Sultan Fatah Karangawen, Kabupaten Demak. Kejadian 7 Mei 2026 itu membuatnya kehilangan mata pencaharian karena tak bisa berangkat kerja ke pabrik.


Peristiwa bermula saat korban memarkir motornya di halaman RSUD dengan harapan lebih aman karena area parkir dikelola koperasi rumah sakit. Namun saat kembali , motor dengan nomor polisi K 6085 BTF  sudah raib dari tempat palkiran.


“Dua minggu ini saya nganggur. Niat hati parkir di RS biar aman, ternyata malah hilang. Sampai sekarang belum ada kejelasan dari pihak RSUD,” ujar korban, (Nadiy) Senin 26/5/2026.


Kehilangan motor itu berdampak langsung pada ekonomi korban. Karena tak ada kendaraan, ia terpaksa berhenti bekerja di pabrik kawasan Grobogan kini hanya bisa meratapi nasib di rumah.


Korban mempertanyakan tanggung jawab pihak RSUD Sultan Fatah karena area parkir dikelola koperasi internal rumah sakit. Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian atau kompensasi yang diberikan kepada korban.


.Pihak RSUD belum beri keterangan.


//gatra nusantaranews.com berupaya mengonfirmasi Direktur RSUD Sultan Fatah Karangawen dan pengelola koperasi parkir terkait kronologi serta mekanisme ganti rugi. Namun hingga Senin pagi, pihak rumah sakit belum memberikan jawaban.




Kapolsek Karangawen AKP Mujiono saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban dan tengah melakukan penyelidikan. Polisi telah meminta rekaman CCTV RSUD untuk menelusuri pelaku pencurian.]


“Kami imbau masyarakat tetap waspada dan gunakan kunci pengaman ganda saat parkir, termasuk di area publik seperti rumah sakit,” katanya.


Kasus ini menjadi sorotan warga karena menyangkut keamanan fasilitas publik. Warga berharap ada kejelasan dari pihak RSUD dan kepolisian agar kejadian serupa tidak terulang.


Semoga para pihak pihak terkait mau membantu ada peristiwa tersebut, seperti LPK RI. Lembaga perlindungan konsumen Republik Indonesia turun tangan guna membantu masyarakat kecil. 


[Red@Adi].

×
Berita Terbaru Update