-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Demak Gandeng Dinkes, Bhabinkamtibmas Ikut Deteksi Kasus TB di Masyarakat

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T06:54:39Z




Demak,GN news.com – Polres Demak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menggelar pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TB) Paru bagi Bhabinkamtibmas, Selasa (2/6). Kegiatan ini bagian dari dukungan terhadap program penanggulangan TB yang digagas Polda Jawa Tengah.


Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, pemeriksaan tidak hanya memastikan kondisi kesehatan personel, tetapi juga menyiapkan mereka untuk aktif dalam penanggulangan TB di masyarakat.


“TB masih menjadi persoalan kesehatan serius. Kegiatan ini menyiapkan Bhabinkamtibmas dalam menjalankan program Kapolda Jawa Tengah terkait penanggulangan Tuberkulosis. Berdasarkan data, TB penyebab kematian nomor dua di dunia. Polri hadir untuk bersama Dinas Kesehatan menekan angka kasus TB,” ujar AKBP Samel.


Bhabinkamtibmas dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa. Dengan bekal pengetahuan dari kegiatan ini, mereka diharapkan bisa mengedukasi warga sekaligus mendukung deteksi dini kasus TB.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Demak, dr. Ali Maimun, menyambut baik keterlibatan polisi. Menurutnya, sinergi ini akan memperkuat pencarian kasus TB di masyarakat.


“Dengan bantuan Bhabinkamtibmas, kami bisa bersinergi dengan Puskesmas untuk menemukan lebih banyak kasus sekaligus melakukan tracing anggota keluarga yang kontak erat. Yang penting, data dan penanganan pasien bisa dikawal agar pengobatan berjalan tuntas,” kata dr. Ali.


Ia menambahkan, seluruh layanan TB diberikan gratis, mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan. Pasien positif TB wajib menjalani pengobatan selama enam bulan, sementara kontak erat memenuhi kriteria akan mendapatkan terapi pencegahan obat sekali seminggu selama tiga bulan.


“Harapannya, melalui keterlibatan semua pihak, target eliminasi Tuberkulosis di Indonesia pada 2030 bisa tercapai,” pungkasnya.Sumber Berita Humas. 


[Red@Adi].

×
Berita Terbaru Update