-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Ada Bau Tidak Sedap Terkait Pengisian Perangkat Desa di Desa Werdoyo dan Mijen Demak

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T22:00:17Z

 


Demak, GATRA NUSANTARA news.com – Komisi A DPRD Kabupaten Demak akan menindaklanjuti aduan sejumlah calon perangkat Desa Werdoyo dan Desa Mijen, Kecamatan Kebonagung, terkait dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan seleksi perangkat desa yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 13 Juni 2026.


Hal tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Demak, Kamis (2/7/2026). Audiensi dipimpin Ketua Komisi A DPRD Demak, Muadhom, didampingi anggota Komisi A, Tatiek Soelistijani, serta dihadiri Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak dan pihak terkait.


Dalam pertemuan tersebut, para calon perangkat desa menyampaikan berbagai keberatan terhadap proses seleksi. Mereka menilai terdapat sejumlah kejanggalan, mulai dari materi muatan lokal yang dianggap kurang proporsional, dugaan ketidaksesuaian jawaban soal, hingga pelaksanaan ujian yang dinilai kurang profesional.


Sebelumnya, para peserta telah menyampaikan surat pengaduan kepada DPRD Kabupaten Demak pada 17 Juni 2026 sebagai bentuk keberatan atas pelaksanaan seleksi tersebut.


Menanggapi aduan tersebut, Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa Mijen, Sugeng Prasetyo, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menjelaskan, panitia telah bekerja sama dengan UMY melalui nota kesepahaman (MoU), sementara seluruh pelaksanaan teknis, termasuk penyusunan soal ujian, sepenuhnya menjadi kewenangan pihak universitas.


Menurut Sugeng, materi muatan lokal hanya mencakup sekitar 10 persen dari keseluruhan soal yang diujikan. Ia juga menyatakan panitia tidak mengetahui isi maupun bentuk soal karena seluruh proses penyusunan dilakukan oleh tim dari UMY.


Terkait adanya kericuhan saat pelaksanaan ujian, Sugeng mengatakan panitia telah meminta seluruh peserta untuk tetap mengikuti ujian hingga selesai. Ia menduga kericuhan dipicu oleh ketidakpuasan sebagian peserta terhadap materi soal yang Sumber Berita Lingkar Jateng.


(Redaksi).


×
Berita Terbaru Update