-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sudah Tak Usah Ribut Lagi Soal Gol Kroasia, Begini Pengakuan Jujur Igor Matanovic.

Jumat, 03 Juli 2026 | Juli 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T23:39:29Z


TORONTO,Gatra Nusantara news.com - Kontroversi gol penyeimbang Kroasia di menit-menit akhir laga 32 besar Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat titik terang. Penyerang Kroasia, Igor Matanovic. buka suara dan mengakui dengan jujur bahwa bola memang sempat menyentuh dirinya sebelum gol Josko Gvardiol dianulir VAR.


Laga Portugal vs Kroasia di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7/2026) pagi WIB berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Portugal. Drama terjadi setelah Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan Portugal di menit 90+4, lalu Kroasia membalas lewat sundulan Gvardiol di menit. 


Namun VAR turun tangan. Setelah meninjau selama hampir 19 menit, wasit Espen Eskas membatalkan gol tersebut karena Mario Pasalic dinyatakan offside. Penyebabnya: teknologi chip "Snicko" di dalam bola mendeteksi adanya sentuhan tipis dari kepala Matanovic saat umpan silang Ivan Perisic melewati bek Portugal Renato Veiga. 


"Pengakuan Jujur Matanovic"


Matanovic yang masuk sebagai pemain pengganti di babak pertama, mengaku dirinya juga tidak sepenuhnya yakin di lapangan. 


“Saya hanya bisa mengatakan kami pantas mendapatkan lebih, tapi kami tetap bangga dengan perjuangan ini,” ujar pemain SC Freiburg itu usai laga. 


Ia menambahkan, wasit menjelaskan pembatalan gol berdasarkan data dari chip bola yang memastikan ada kontak dengan rambutnya. 


“Wasit menunjukkan ke saya grafik Snicko. Memang ada lonjakan yang menandakan bola menyentuh. Kalau itu aturannya, ya kita hormati,” kata Matanovic.


Pengakuan itu sekaligus meredam perdebatan yang sempat memanas di tribun. Suporter Kroasia bahkan melempar botol ke lapangan sebagai bentuk protes, hingga Ivan Perisic harus menenangkan mereka. 


"Pelatih Kecewa, Tapi Terima"


Pelatih Kroasia Zlatko Dalic menyayangkan keputusan wasit. “Itu keputusan wasit yang sangat buruk,” ungkap Dalic dikutip. 


Namun Dalic juga enggan menjadikan itu alasan kekalahan. “Kroasia kalah. Saya tak akan mencari alasan apapun. Kami seharusnya bisa memenangi ini lebih awal,” imbuhnya. 


Kontroversi muncul karena sentuhan Matanovic sangat tipis dan nyaris tidak terlihat mata telanjang. Bahkan masih ada tanda tanya apakah itu sentuhan Matanovic atau bek Portugal Renato Veiga, karena grafik Snicko hanya menunjukkan satu lonjakan. 


"Portugal Lanjut, Ronaldo Cetak Rekor"


Dengan kemenangan ini, Portugal melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Spanyol. Cristiano Ronaldo juga mencatatkan rekor sebagai pemain tertua yang tampil di babak gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun. 


Sementara bagi Kroasia, mimpi harus terhenti di babak 32 besar meski sempat memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir. 


“Buat saya pribadi, ini pelajaran. Sepak bola sekarang sudah pakai teknologi sedetail itu. Sudah tak usah ribut lagi soal gol itu,” tutup Matanovic.

(Red@Adi).

×
Berita Terbaru Update