![]() |
GN news.
TABALONG, GATRA NUSANTARA NEWS.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menyiapkan pusat edukasi dan literasi demokrasi terintegrasi melalui program “NGOPI DULU” atau Ngobrol Pintar Demokrasi dan Ulasan Pemilu.
Program tersebut merupakan inovasi organisasi yang digagas Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabalong Agus Salim, S.Sos., sebagai wadah edukasi dan diskusi mengenai demokrasi serta kepemiluan bagi masyarakat, mahasiswa, dan pemilih pemula.
“Insyaallah dalam waktu dekat, Bawaslu Tabalong dijadwalkan meluncurkan program ‘NGOPI DULU’ sekaligus melakukan uji coba diskusi secara luring,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Menurut Agus, program tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh informasi sekaligus membuka ruang diskusi mengenai demokrasi dan kepemiluan secara terbuka dan partisipatif.
Implementasi program “NGOPI DULU” berlangsung selama dua bulan, mulai 24 September hingga 24 November 2026 di Kantor Bawaslu Kabupaten Tabalong.
![]() |
| Dok.foto |
Sebagai tahap awal, Tim Kerja Efektif program tersebut menggelar rapat koordinasi perdana pada Senin (28/9/2026) untuk menyusun kalender kerja jangka pendek.
Program ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VIII Tahun 2026. Pelaksanaannya mendapat pendampingan dari Dra. Raden Roro Eka Rini Nurhayati, M.Si., sebagai coach, dan T. Dahsya Kusuma Putra, M.AP., sebagai mentor.
Dibagi tiga kelompok kerja
Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga kelompok kerja yang menjalankan tugas secara bersamaan.
Sub-Tim I bertugas menyusun regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan satu pintu.
Sub-Tim II bertugas menata fasilitas kantor dengan mengintegrasikan Pojok Pengawasan, ruang baca, dan studio podcast.
Sementara itu, Sub-Tim III bertugas memproduksi konten kehumasan serta video teaser untuk memperkenalkan program tersebut kepada masyarakat.
Pada kegiatan perdana, Bawaslu Tabalong juga akan menggelar diskusi secara luring yang dirangkai dengan perekaman perdana di studio podcast.
Kegiatan tersebut akan melibatkan perwakilan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Tabalong.
Dukung penguatan literasi kepemiluan
Pengembangan fasilitas literasi dan studio podcast tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan kapasitas jajaran pengawas pemilu.
Bawaslu tengah menjalankan Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 berdasarkan Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Nomor 23 Tahun 2026.
Program tersebut melibatkan jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 38 Bawaslu provinsi dan 514 Bawaslu kabupaten/kota.
Melalui program tersebut, Bawaslu mendorong pengembangan ekosistem kolaborasi pengetahuan sebagai bagian dari persiapan pengawasan Pemilu 2029.
Salah satu metode yang digunakan adalah Video-Based Learning (VBL). Materi pembelajaran di tingkat kabupaten/kota diarahkan pada inovasi lokal, penegakan teknis, serta pengalaman operasional di lapangan.
Materi tersebut mencakup tujuh klaster, antara lain desain sistem pemilu, tata kelola tahapan pemilu, inklusivitas pemilu, hingga transformasi digital.
Transformasi digital tersebut antara lain mencakup optimalisasi Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) dan teknik patroli siber.
Bawaslu Tabalong berharap “NGOPI DULU” dapat menjadi salah satu ruang untuk menghasilkan konten edukasi kepemiluan berbasis pengalaman dan studi kasus di lapangan.
Dengan demikian, pusat literasi tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga dapat mendukung penyebaran informasi dan pengetahuan mengenai demokrasi serta pengawasan pemilu kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Tabalong.

