![]() |
| Lokasi Pasar Brambang Karangawen.Kab. Demak. Harga pisang meroket pedagang pusing putar otak. |
GN news.
DEMAK, GN news.com - Harga pisang di Pasar Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, meroket dalam sepekan terakhir. Kenaikan mencapai hampir tiga kali lipat dan dikeluhkan pedagang maupun konsumen.
Pantauan GN news.xom, Jum'at .(16/10/2026), harga pisang di tingkat pedagang pasar tradisional tembus Rp 150.000 per tundun untuk jenis tertentu.
Pedagang pisang di pasar tersebut, Maryati (50), mengatakan kenaikan terjadi pada hampir semua jenis pisang.
"Pisang raja yang semula Rp 50.000 per tundun sekarang capai Rp 140.000. Pisang kepok pipit yang semula Rp 20.000 per tundun isi 6 baris saat ini tembus Rp 50.000," ujar Maryati saat ditemui di lapaknya, Pasar Brambang Karangawen.
![]() |
| Dok: foto. ist |
Menurut Maryati, kenaikan dipicu berkurangnya pasokan dari petani akibat musim kemarau dan banyaknya pisang yang belum siap panen. Sementara permintaan dari pedagang olahan tetap tinggi.
Kenaikan ini berimbas pada pedagang makanan olahan.
Mardi (55), pedagang gorengan di sekitar pasar, mengaku harus memutar otak menyiasati harga bahan baku yang melambung.
"Ya betul mas. Semula harga pisang Rp 20.000-an sekarang tembus Rp 50.000. Kami bingung, nanti harus jual berapa gorengan pisangnya," kata Mardi.
![]() |
| Dok: |
Mardi mengatakan, jika harga jual gorengan dinaikkan, pembeli akan berkurang. Namun jika tidak dinaikkan, ia merugi karena modal tidak tertutup.
Sejumlah pembeli juga mengeluh. Mereka berharap pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dapat melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga kebutuhan pangan di tingkat tradisional.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak terkait lonjakan harga pisang tersebut.


