![]() |
| POLRI mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib, |
Admin. (27/10/2026).
Jakarta,Gatra Nusantara News.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Polri menyatakan kebebasan berpendapat merupakan hak warga negara yang harus dihormati, dengan tetap memperhatikan hak orang lain.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir mengatakan kritik dan perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan pendapat, tetapi tetap mengedepankan cara-cara konstruktif.
“Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Mari sampaikan aspirasi secara damai, jaga ruang publik bersama, dan jangan mudah terprovokasi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Menurut Johnny, Polri mengedepankan pelayanan yang humanis melalui komunikasi dan pendekatan persuasif. Pendekatan tersebut ditujukan untuk mendukung masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara tertib.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama melalui media sosial.
![]() |
| Humanis Polri dan Masyarakat |
Johnny mengatakan upaya menjaga ruang demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Menurut dia, penghormatan terhadap perbedaan pendapat diperlukan agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan dalam menghormati perbedaan,” ujarnya.
Johnny berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa mengabaikan ketertiban umum dan hak warga lainnya. Polri, kata dia, akan mendorong pendekatan pelayanan yang humanis agar penyampaian pendapat berlangsung aman dan damai.
Catatan redaksi: Naskah ini menggunakan pendekatan penulisan berita yang lugas dan berjarak, dengan atribusi pernyataan yang jelas. Teks merupakan adaptasi bergaya jurnalistik, bukan artikel resmi dari Tempo.co.

